Program Literasi
Seleraksara — Memanjakan Pikiran, Merayakan Tulisan. Program ini dibagi
Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.
Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.
Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.
Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!
“Menjadi Episentrum Generasi ‘Pilah-Paham-Pahat’: Tempat Pikiran Diberi Nutrisi Terbaik, dan Setiap Gagasan Dirayakan Menjadi Karya Abadi.”
1. Merobohkan Sekat Perpustakaan Konvensional
2. Membudayakan Diet Informasi Sehat (Mindful Reading)
3. Mengawinkan Aksara dengan Teknologi digital
4. Menghidupkan Tradisi “Debat Rasa” dan Dialektika
5. Memastikan “Satu Gagasan, Satu Warisan” (One Thought, One Legacy)
1. Target Program: Melembagakan “Seleraksara” sebagai Kurikulum Komplemen
Deskripsi: Menjadikan program Seleraksara bukan lagi sekadar aktivitas ekstrakurikuler opsional, melainkan program komplemen wajib yang terintegrasi dengan pembelajaran (misalnya masuk dalam penilaian proyek P5/P2RA).
Output 5-10 Tahun: Terwujudnya fasilitas fisik “Kafe Pikiran Seleraksara” yang representatif dan mandiri di sekolah, serta lahirnya sistem digitalisasi monitoring bacaan siswa (platform/aplikasi khusus Seleraksara).
2. Target Karya: “Satu Angkatan, Satu Antologi” (One Batch, One Book)
Deskripsi: Mewajibkan setiap generasi kelulusan untuk meninggalkan warisan (legacy) intelektual berupa karya tulis yang ber-ISBN.
Output 5-10 Tahun: Setiap akhir tahun ajaran, sekolah meluncurkan dan mempublikasikan minimal 1–2 buku antologi (bisa berupa kumpulan esai kritis, cerpen budaya lokal, atau jurnal riset populer) hasil kolaborasi murni dari siswa dan guru pendamping.
3. Target Prestasi: Dominasi dan Rekor di Ajang Riset & Literasi Nasional (MYRES & FLS2N)
Deskripsi: Menaikkan kelas budaya literasi kritis dari skala domestik sekolah menuju podium juara nasional secara konsisten.
Output 5-10 Tahun: Menargetkan tim literasi sains/riset sekolah untuk menembus babak final dan membawa pulang medali emas di ajang MYRES (Madrasah Young Researchers Supercamp) serta FLS2N (Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional) bidang cipta/baca puisi dan menulis cerpen setiap tahunnya.
4. Target Ekosistem: Transformasi Menjadi “Madrasah Rujukan Literasi Berbasis Digital”
Deskripsi: Menjadi kiblat dan pusat studi banding bagi sekolah/madrasah lain di tingkat regional maupun nasional dalam hal pengelolaan literasi modern.
Output 5-10 Tahun: Digitalisasi total akses bacaan (e-library yang terintegrasi), aktif memproduksi konten literasi digital (seperti jaringan Podcast resmi sekolah yang dikelola siswa), serta mendapatkan sertifikasi atau penghargaan tertinggi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI terkait pengembangan minat baca.
Seleraksara — Memanjakan Pikiran, Merayakan Tulisan. Program ini dibagi
1. Komunitas “Jambo Literasi” dan Bedah Buku Karya Guru


Temukan dan koleksi buku Antologi yang berisi karya-karya terbaik dari siswa-siswi kami hanya di nyalagaleri.id!
Buku Antologi ini tercipta berkat kerja sama antara sekolah dengan Nyalanesia melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional.