Prestasi Literasi

1. Komunitas “Jambo Literasi” dan Bedah Buku Karya Guru

Salah satu penggerak utama literasi di madrasah ini adalah Komunitas Jambo Literasi yang digerakkan oleh OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah).

Prestasi/Aksi Nyata: Komunitas ini aktif menghidupkan tradisi bedah buku ilmiah maupun fiksi. Salah satu momen pentingnya adalah kesuksesan membedah novel berjudul “Zonis, Suatu Awal di Panteue” yang ditulis langsung oleh salah satu guru MAN 2 Banda Aceh (Syamsul Bahri, MA). Novel ini bahkan sempat membawa corak budaya millenial Aceh hingga ke Kedutaan Besar Iran.

2. Sinergi Literasi dengan Tim Peneliti Muda (Madrasah Young Researchers)

MAN 2 Banda Aceh berhasil mengawinkan literasi baca-tulis dengan literasi sains dan riset. Budaya membaca diarahkan secara taktis untuk menghasilkan karya ilmiah.

Prestasi/Aksi Nyata: Anggota Jambo Literasi dibina secara intensif untuk menjadi bagian dari Tim Peneliti Muda Madrasah guna mengikuti ajang bergengsi nasional seperti MYRES (Madrasah Young Researchers Supercamp) yang diadakan tahunan oleh Kementerian Agama RI. Kemampuan literasi kritis siswa diuji dalam menyusun proposal penelitian, mengolah data, dan menyajikan karya ilmiah. Oleh karena itu berhasil memperoleh juara 2 se Aceh

3. Literasi Digital Melalui e-Vote OSIM

Sekolah ini juga menunjukkan taringnya di bidang literasi digital dengan mentransformasikan sistem demokrasi sekolah ke ranah teknologi.

Prestasi/Aksi Nyata: MAN 2 Banda Aceh menjadi salah satu madrasah di Banda Aceh yang sukses menerapkan pemilihan Ketua OSIM berbasis e-Vote. Hal ini membuktikan bahwa literasi di madrasah ini tidak mandek di media kertas, melainkan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi (IT).

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait